Nama : Deny Putri Etika Sari
NPM : 22214721
KELAS : 1EB04
Bab 1
Ruang Lingkup Bisnis
A.
Ruang Lingkup Bisnis
1.
Pengertian
Ø Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.
Ø Menurut arti dasarnya bisnis memiliki makna sebagai the buying and selling of goods and services.
Ø Bisnis adalah pertukaran barang, jasa atau uang yang saling menguntungkan atau memberikan manfaat.(Skinner,1992)
Ø Pengertian Bisnis dapat dibedakan dalam pengertian yang sempit dan pengertian yang luas. Jika kita berorientasi pada pengertian yang sempit maka bisnis tidak lain dari fiksi. Sedangkan dalam arti yang lebih luas, bisnis merupakan usaha yang terkait erat dengan dunia ekonomi juga politik. Hal ini disebabkan dunia ekonomi dan dunia politik pada dasarnya merupakan suatu hubungan yang saling tergantung, dan yang turut mencerminkan efektifitas suatu masyarakat dalam gerak usahanya. (J.S. Nimpoena(1985)).
Ø Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.
Ø Menurut arti dasarnya bisnis memiliki makna sebagai the buying and selling of goods and services.
Ø Bisnis adalah pertukaran barang, jasa atau uang yang saling menguntungkan atau memberikan manfaat.(Skinner,1992)
Ø Pengertian Bisnis dapat dibedakan dalam pengertian yang sempit dan pengertian yang luas. Jika kita berorientasi pada pengertian yang sempit maka bisnis tidak lain dari fiksi. Sedangkan dalam arti yang lebih luas, bisnis merupakan usaha yang terkait erat dengan dunia ekonomi juga politik. Hal ini disebabkan dunia ekonomi dan dunia politik pada dasarnya merupakan suatu hubungan yang saling tergantung, dan yang turut mencerminkan efektifitas suatu masyarakat dalam gerak usahanya. (J.S. Nimpoena(1985)).
B.
Tujuan Kebijakan Bisnis
· Melindungi usaha kecil dan menengah.
Kebijakan bisnis dibuat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena
mayoritas bisnis di Negara kita ini di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke
atas. Kebijakan ini berguna u ntuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak
mempunyai lahan atau wilayah berusaha. Padahal justru usaha kecil ini yang
perlu dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih besar dan mempunnyai daya saing.
· Melindungi lingkungan hidup sekitarnya.
Melakukan bisnis atau
usaha di Negara kita ini memiliki aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut
antara lain adalah tujuannya untuk tidak merusak atau memberi dampak negative
kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut.Tidak dibenarkan
jika membuang limbah ke tempat yang dimanfaatkan oleh penduduk sekitar, seperti
sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan meminimalisasikan
dampak negative yang nantinya akan berimbas kepada penduduk dan lingkungan
hidup sekitarnya.
· Melindungi konsumen.
Bisnis yang baik adalah
usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja
yang perlu dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan oleh
karena mengkonsumsi jasa atau barang yang diproduksi dari para pebisnis tersebut.
Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayannya pun
harus prima. Jika konsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari
para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan bekerja sama kembali.
· Pendapatan pemerintah.
Banyaknya bisnis yang
beroperasi di Negara kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi Negara
kita juga. Bisnis yang beroperassi memiliki kewajiban untuk membayar pajak
kepada pemerintah. Inilah yang sering kita sebut dengan devisa. Semakin banyak
untung/laba yang diperoleh suatu uasaha bisnis, semakin besar pula ia harus
membayar pajak Negara demikian sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut
digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah
di Negara kita ini. Namun sering terjadi penyelewengan terhadap uang yang
seharusnya menjadi hak rakyat ini ( korupsi ).
Tujuan bisnis meliputi (Skinner,1992) :
1.Profit (keuntungan)
2.Mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan
3.Pertumbuhan perusahaan
4.Tanggung jawab sosial
Keempat tujuan bisnis tersebut saling terkait, karena keuntungan perusahaan
digunakan untuk mempertahankan hidup perusahaan dan menumbuh kembangkan
perusahaan serta merupakan bukti tanggung jawab sosial perusahaan dalam bentuk
memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat.
C.
Sistem Perekonomian dan Sistem Pasar
1.
Sistem
Perekonomian
Secara umum ada 4 bentuk sistem perekonomian di dunia, yaitu:
o Kapitalisme
Dalam sistem perekonomian kapitalisme, seseorang bebas untuk memiliki kekayaan,
perusahaan, bersaing secara bebas dalam pasar, dan menentukan miliknya
kemudian. Dalam hubungannya dengan pasar, seseorang bebas memilih dan membuat
barang dan jasa yang diinginkan.
o Sosialisme
Pada sistem perekonomian sosialisme, seseorang relatif bebas untuk memilih
usaha, tetapi pemerintah turut campur tanagn dengan berusaha menyesuaikan
kebutuhan individu dengan kebutuhan masyarakat.
o Fasisme
Pada sistem perekonomian fasisme, orang bebas memilih tempat yang diinginkan
namun harus atas persetujuan pemerintah.
o Komunisme
Pada sistem perekonomian komunisme, hak milik seseorang dihapuskan, semua
masyarakat adalah karyawan negara. Di sini negara yang menentukan semua
perekonomian, kebebasan politik diawasi secara ketat.
2. SISTEM PASAR
v Pasar persaingan sempurna
Pasar dimana dalam suatu industri terdapat sangat banyak penjual maupun pembeli
dan produk yang diperdagangkan bersifat homogen.
v Pasar monopoli
Pasar dimana dalam sebuah industri hanya terdapat sebuah perusahaan dan produk
yang dihasilkan tidak memiliki pengganti yang sempurna.
v Pasar persaingan monopolistis
Pasar dimana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang yang berbeda
corak (Differentiated Product) dan pada dasarnya adalah pasar yang berada
diantara dua pasar yang ekstrim, yaitu pasar persaingan sempurna dan pasar
monopoli.
v Pasar Oligopoli
Pasar yang hanya terdiri dari beberapa produen saja yang menghasilkan barang
standar maupun barang yang berbeda coraknya, dengan kemampuan menentukan harga
ada kalanya kuat maupun lemah dan biasanya memerlukan promosi. Jika hanya dua
perusahaan disebut duopoli.
D. Unsur – unsur penting dalam aktivitas bisnis
Agar suatu aktivitas ekonomi dapat berlangsung, dibutuhkan 3 unsur
yaitu :
1.
Keinginan manusia
Keinginan
manusia timbul karena adanya kebutuhan yang harus dipenuhi dalam kehidupannya.
Dilihat dari kebutuhannya, keinginan
manusia dibedakan menjadi 2 macam, yaitu :
a)
Keinginan pokok adalah keinginan yang pasti
dipenuhi oleh setiap manusia dan merupakan kebutuhan utama. Contohnya
seperti : setiap manusia memerlukan makanan, yempat tinggal, dan pakaian (biasa
disebut sandang, pangan, papan).
b)
Keinginan tambahan adalah
keinginan selain keinginan pokok. Contohnya seperti : mobil, motor, handphone,
dll.
2.
Sumber-sumber daya
Suatu nilai
yang memiliki potensi atau unsur dalam kehidupan. Sumber daya dapat berupa
fisik dan non fisik.
Sumber daya
(faktor produksi) dapat dibedakan menjadi :
a)
Tanah dan alam
b)
Modal
c)
Keahlian
3.
Cara-cara berproduksi
Ini lebih mengarah pada sebuah langkah atau
keputusan “Decision making”, yang dipegang penuh oleh pengendali usaha dalam
menngembankan usahanya. Para ahli ekonomi menggunakan cara ini dalam
menanalisis selera konsumen dan target market yang sangat baik dengan tujuan
perkembangan perusahaan di masa yang akan datang.
E.
Hakikat Bisnis
Hakikat bisnis
adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia ( produk atau jasa ) yang
bermanfaat bagi masyarakat. Businessman (Seorang pebisnis) akan selalu melihat
adanya kebutuhan masyarakat dan kemudian mencoba untuk melayani secara baik
sehingga masyarakat menjadi puas dan senang. Dari kepuasan masyarakat itulah si
pebisnis akan mendapatkan keuntungan dan pengembangan usahanya.
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu
organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya,
untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis berasal dari bahasa Inggris
yaitu “business” , dari kata dasar “busy” yang berarti “sibuk” dalam konteks
individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian sibuk mengerjakan
aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Beberapa kunci untuk memahami ekonomi:
1. Sumber
– sumber Daya
2. Barang
dan Jasa
3. Alokasi
Sumber Daya
F.
Mengapa Belajar Bisnis
Berbisnis
adalah hal sangat di perllukan di kehidupan kita. Pada kenyataanya, bisnis dan
kehidupan sehari-hari memang saling berkaitan, dan tanpa kita sadari,
sebenarnya kita selalu melakukan kegiatan bisnis.
Ada lima alasan
mengapa kita harus belajar bisnis,yaitu :
1.
Adanya saling ketergantungan
2.
Adanya peluang internasional
3.
Usaha untuk mempertahankan dan
meningkatakan standar hidup
4.
Adanya perubahan
5.
Mencegah kesalahpahaman
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar